Newest Post

Showing posts with label agama dan kepercayaan. Show all posts
Showing posts with label agama dan kepercayaan. Show all posts

Rahasa Binatang Renkarnasi

| Saturday, 14 September 2013
Read more »

Jujur saja saya pribadi kesulitan membahas kenyataan yang ada dalam reinkarnasi. Beragai referensi tak cukup menjelaskan dengan gambalng. Karena saya saksikan sendiri betapa rumit dan tidak sesederhana yang dibayangkan apa yang terjadi di alam gaib. Paling tidak secara garis besar saya hanya mengetahui adanya dua jenis reinkarnasi yang saya sebut sebagai reinkarnasi positif dan negatif. Reinkarnasi positif sama halnya kejadian roh menitis atau titisan. Sedangkan reinkarnasi negatif merupakan kejadian di mana roh tak bisa masuk ke alam keabadian tetapi nyasar ke dalam tubuh binatang, pohon, dan benda-benda tak hidup. Tetapi masih nyangkut di alam fisik dimensi bumi yakni masuk ke dalam tubuh binatang, tumbuhan bahkan menjadi penghuni benda-benda tak hidup seperti batu, jembatan, waduk, dan rumah kosong dst menjadi ujud demit, hantu, jurik dan setan bekasakan. Namun jenis reinkarnasi ini  berbeda dengan jenis mahluk gaib semacam siluman, jin, dan masih banyak lagi. Karena jin, siluman dan lainnya lagi,  merupakan entitas asli (bukan berasal dari reinkarnasi roh manusia). Seperti halnya widodari merupakan entitas tersendiri sebagaimana kanjeng Ratu Kidul sebagai entitas dari bidadari, bukan berasal dari roh manusia. Namun demikian roh wanita yang mencapai tataran kamulyan sejati bisa saja “manjalmo” menjadi sejajar dengan widodari. Sungguh sangat kompleks gaib itu, tak perlu kita merasa sok tahu, sebab yang kita tahu pun tak seberapanya dari realitas gaib (noumena) yang ada. Pengetahuan dimensi kesejatian itupun musti dijelajah dengan ketajaman indera rahsa sejati, tak mungkin hanya mengandalkan kemampuan visual, rasio saja, apalagi referensi statis yakni yang bersifat dogma-dogma anti kritik.
Terlepas dari berbagai referensi yang ada, percaya atau tidak, setuju atau tidak setuju reinkarnasi saya anggap benar-benar ada. Karena sudah puluhan kali saya menyaksikan suatu kenyataan metafisik (noumena) di balik realitas fisik (fenomena). Berikut ini contoh salah satu binatang yang merupakan wujud reinkarnasi alias  dulunya adalah manusia.  Binatang ini hanya mengenal siapa nama orang tuanya dulu dan apa saja kejahatan yang pernah ia lakukan semasa hidupnya, tetapi hewan reinkarnasi ini blank alias tak ingat siapa namanya, dan di mana ia dulu tinggal. Komunikasi terjadi saat sukma binatang ini manjalmo atau mewujud dalam bentuk aslinya yakni sukma laki-laki dengan wujud tegap dan cukup ganteng. Lucu bin aneh memang, tapi inilah kenyataan hidup. Adapun bagi yang percaya reinkarnasi, anda bisa saja membedakan mana binatang biasa mana yang merupakan kejadian reinkarnasi negatif. Silahkan  melanjutkan membaca beberapa gejala atau cirikhas seperti yang terjadi pada seekor kucing yang saya pelihara seperti dalam gambar di atas.
  1. Tatapan matanya bersentuhan secara mendalam dengan tatapan mata kita. Jika dilihat secara sepintas lalu seolah seperti tatapan penuh bahasa isyarat, mengandung pesan-pesan yang terasa mendalam.
  2. Memiliki beberapa perilaku yang berbeda, nyleneh, keluar dari pakem dengan binatang lainnya yang sejenis. Misalnya kucing di atas melakukan puasa setiap hari Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon selama 24 jam penuh tidak mau makan apapun. Biasanya hanya ngumpet saja di dalam kamar yang agak gelap, tidak pula tidur seperti kucing-kucing pada umumnya yang sebagian besar waktunya untuk tidur. Makan terakhir jam 24.00 sampai dengan jam 24 malam berikutnya. Jika tak ada makanan saat berbuka, kucing tersebut ribut minta makan pada jam 24 lebih.
  3. Tidak mau mencuri lauk seperti ikan dan daging, kecuali yang sudah kita berikan secara resmi.
  4. Gemar sekali makan jagung rebus, kedelai rebus dan bahkan makanan yang manis seperti wajik.
  5. Tidak mau makan bangkai yang sudah mengeluarkan bau busuk apalagi sudah keluar belatung. Pernah suatu saat kucing tersebut makan ikan yang sudah busuk lantas terjadi muntah-muntah dan diary. Saya berikan norit obat perut bahan dari sejenis arang bisa sembuh lagi.
Saat minta makan, sangat patuh bila disuruh sopan dan duduk manisMenghadapi gejala seperti di atas, apa yang bisa saya lakukan hanyalah membantu ia menebus dalam karma. Cara tersebut sebagai upaya “penyempurnaan” agar supaya mendapatkan “pengampunan” sehingga eksistensi hidupnya bermanfaat untuk manusia. Inilah yang dimaksud surgane kewan iku ono ing wetenge menungso. Weteng bisa jadi bukan hanya makna harfiah atau lugas saja, tetapi juga bermakna kias. Weteng adalah perut bukan berarti lantas binatang reinkarnasi apapun jenisnya harus dimakan manusia baru mendapat pengurangan hukuman. Tetapi weteng di sini memiliki makna lebih luas yakni dimanfaatkan hidupnya untuk kebaikan manusia. Bukankah kita percaya bahwa benda apapun yang ada di dunia ini pasti memiliki manfaat.  Jika kucing tersebut hidupnya bermanfaat untuk manusia, kenyataannya ia bisa lebih banyak menebus kesalahannya, jika tidak bermanfaat bagi manusia sepertinya hanya sedikit ia berhasil menebus kesalahannya. Setelah hukum reinkarnasi berlangsung, ternyata tidak lantas selesai. Terutama reinkarnasi yang terjadi dengan wujud binatang kotor, menjijikkan, seperti tikus, anjing buduk, babi, celeng, kucing gering dsb jika mereka mati masih melanjutkan proses reinkarnasi, hanya saja dalam wujud binatang yang tidak menjijikkan dan lebih aman disantap misalnya ayam, kambing, rusa. Biasanya reinkarnasi berproses dari binatang yang paling kecil atau rendah kemudian berproses menjadi binatang yang semakin besar dan tidak menjijikan seperti kambing, kuda, kerbau, sapi. Setelah reinkarnasi selesai, barulah bisa melanjutkan ke alam keabadian. Urusannya masih panjang, karena masih melalui alam pangrantosan. Masih jauh dari kamulyan, apalagi kamulyan sejati adalah KEMAMPUAN yang bukan untuk roh yang pernah mengalami reinkarnasi negatif.  KAMULYAN dan KAMULYAN SEJATI, lebih tepat saya sebut sebagai kebisaan, kemampuan, atau ruang gerak yang sangat leluasa, serba bisa melakukan banyak hal bahkan untuk urip sajroning pati. Sebaliknya, ruh yang tidak menggapai kamulyan apalagi kamulyan sejati, mereka memiliki kemampuan sangat rendah, serba cupet dan sempit ruang geraknya, ada dalam suasana yang sangat menyiksa atau dalam terminologi Jawa diistilahkan tidak lepas parane, tidak jembar kubure. Suatu saat  ketika saya masih hidup di dunia dan sebelum mati saya sangat berharap dapat menyaksikan sendiri apa yang sesungguhnya terjadi, dan bisa mengungkap misteri reinkarnasi yang negatif dan positif secara lebih jelas dan gamblang. Walau hal ini mudah dilakukan oleh orang-orang di zaman dulu para leluhur kita di nusantara, namun saya sebagai generasi sekarang tak boleh pesimis. Biarpun segala sesuatu memiliki probabilitas sangat kecil, namun saya menyaksikan sendiri betapa mukjizat tuhan tak ada yang mustahil, dan hanya bagi yang percaya 100% saja.
Apa Yang Musti Dilakukan
Jika mengahadpi binatang demikian, saya pribadi menyadari supaya hidup ini bermanfaat sukur-sukur bisa jadi pepadang bagi siapa saja tanpa pilih kasih, baik kepada sesama manusia, kepada mahluk halus, binatang, tumbuhan maupun benda-benda tak bernyawa. Saya hanya mencoba membantu… siapa tahu roh berbalut jasad binatang tersebut bisa menebus karmanya dalam bentuk “laku” karmayoga sedikit demi sedikit.  Misalnya dengan memanfaatkan kucing tersebut untuk menjaga bahan makanan dari serangan para tikus. Bahan makanan yang setiap saat dimakan sekeluarga besar dan dibagi untuk orang-orang yang  butuh makan dan minum. Benar saja, kucing itu sangat setia menjaga, bahkan jika mendapatkan tikus, tidak lantas ia bunuh dan makan tapi hanya digigit dan dijadikan barang mainan sampai tikusnya lemah, baru diberikan pada tuan rumah dalam keadaan masih hidup. Saya hanya berharap, kiranya jalmamenungso perlu menghormati dan menghargai sejelek  apapun binatang, sebab ia adalah sama-sama mahluk  ciptaan tuhan. Dadi jalma menungsa aja dumeh, aja mentang-mentang, kudu bisa-a rumangsa. Aja kaya wong jaman saiki, pintere mung rumangsa bisa. Aja mangkono wong urip..!

Rahasa Binatang Renkarnasi

Posted by : Unknown
Date :Saturday, 14 September 2013
With 0komentar

Rahasia Iman kepada Hari Akhir

| Saturday, 7 September 2013
Read more »

Iman kepada hari akhir adalah meyakini bahwa seluruh alam termasuk alam dunia dan seisinya akan mengalami kehancuran ditandai dengan ditiupnya terompet malaikat Israfil. Dijelaskan bahwa pada hari itu semua benda yang di langit sudah tidak beraturan lagi. Baik bintang, planet, maupun bulan saling bertabrakan. Gunung-gunung meletus, hancur, dan bertaburan. Badai, ombak sangat dahsyat, manusia pontang-panting tidak dapat mengenali sanak saudaranya, yang akhirnya semua kehidupan hancur dan mati.


Artinya : “Sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tidak ada keraguan padanya dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur” (QS Al-Hajj: 7)

Kejadian mengenai hari kiamat digambarkan oleh Allah SWT begitu dahsyat, sebagaimana tertuang dalam surah Al Qariah dan surat Az Zalzalah berikut.


Artinya : “Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”


Artinya : “Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,”

Nama-nama lain hari kiamat.
1. Alam Barzah (Yaumul Barzah)
Alam barzah yang dikenal dengan alam kubur yang merupakan permulaan pintu gerbang menuju akhirat atau batas antara alam dunia dengan alam akhirat.
2. Yaumul Ba’as
Yaumul ba’as adalah hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur menuju ke padang mahsyar setelah ditiupkan sangkakala yang kedua oleh malaikat Israfil.
3. Yaumul Mahsyar
Yaumul Mahsyar adalah saat dikumpulkannya seluruh manusia yang dibangkitan tadi di sebuah padang yang sangat luas bernama padang Mahsyar.
4. Yaumul Mizan / Hisab
Arti kata mizan adalah timbangan, sedangkan hisab artinya perhitungan. Dua istilah ini sangat mirip maknanya sehingga antara yaumul mizan dan yaumul hisab sama maknanya.

Fungsi Iman Kepada Hari Kiamat
1. Menjadikan manusia rajin beribadah
2. Mendorong manusia selalu meminta ampun kepada Allah SWT
3. Mendorong manusia untuk berperilaku baik
4. Berusaha menghindari perbuatan dan perilaku yang tidak baik

Rahasia Iman kepada Hari Akhir

Posted by : Unknown
Date :Saturday, 7 September 2013
With 0komentar

Rahasia di Balik 40 Hari

| Friday, 19 July 2013
Read more »
Dalam khasanah Kejawen angka 40 memiliki makna penting sekali (keramat). Karena di dalamnya terkandung sebuah rahasia kehidupan sebagai mana dimaksud dalam ungkapan “kakangne lembarep, adine wuragil” atau kakaknya sulung, adiknya bungsu (Lihat posting; Pintu Pembuka Rahasia Spiritual Raja-Raja Mataram/Wirit Maklumat Jati/Wirit Saloka Jati). Ungkapan itu bermakna bahwa kelahiran kita di dunia ini sebagai sebuah akhir proses “triwikrama” sekaligus awal kehidupan manusia di “mercapada”. Selanjutnya kematian merupakan akhir dari kehidupan semu (duniawi), sekaligus merupakan awal dari kehidupan yang sejati.

Angka 40 di awal dan 40 di akhir kehidupan.
Banyak terjadi kesimpang-siuran pemahaman kapan bayi dalam kandungan telah memiliki nyawa. Banyak pula orang menyangka setelah usia kandungan menginjak bulan keempat barulah bayi ditiupkan nyawa. Tapi tidak sedikit pula yang lebih percaya bilamana usia bayi dalam kandungan ibu akan ditiupkan nyawa tepat pada hari ke 40. Mana yang benar ?  Pemahaman yang berbeda-beda itu disebabkan tidak terdapat keterangan secara tegas di dalam kitab suci kapan waktunya si jabang bayi dalam rahim ibu mulai ditiupkan nyawa. Walaupun demikian, ada beberapa keterangan dalam bentuk samar yang kemudian dijadikan dasar penafsiran masing-masing.

2.3 Juta Aborsi Per Tahun !!
Tulisan ini terpaksa saya paparkan di sini mengingat betapa di era modern ini semakin banyak kasus-kasus pengguguran bayi yang dilakukan oleh orang tua si jabang bayi sendiri dengan alasan medis maupun alasan klasik kehamilan yang tidak dikehendaki. Bayangkan saja dalam setiap tahun terjadi rata-rata 2,3 juta kasus aborsi di negeri ini, dengan jumlah korban sebanyak 200 wanita meninggal dunia dalam setiap harinya akibat kasus aborsi ini. Bahkan pelaksana aborsi tidak jarang dilakukan oleh seorang dokter yang telah disumpah untuk mempertanggungjawabkan ilmunya di depan organisasi IDI dan di hadapan Tuhan. Para pelaku pengguguran biasanya tidak merasa bersalah, karena menganggap jika si jabang bayi yang malang belumlah memiliki nyawa. Dalam kasus tertentu, seseroang terkadang asal meyakini saja bahwa si jabang bayi baru bernyawa setelah usia kandungan menginjak bulan ke 4. Bisa saja asumsi ini dipilih sebagai alasan penghibur yang dicari-cari saja, untuk menghalalkan pengguguran si jabang bayi, dan masih diperbolehkan karena usia kandungannya belumlah genap 4 bulan.

Nyawa di hari ke 40
Mungkin di antara pembaca ada yang lebih percaya jika di usia 4 bulan kandungan si jabang bayi baru memiliki nyawa. Tapi sekali lagi, tak ada patokan yang jelas untuk memihak yang mana. Saya dulu pernah mengalami keraguan mana yang dapat dipercayai, apakah usia 40 hari ataukah 4 bulan. Hingga akhirnya pada bulan Maret tahun 2005 yang lalu terkuaklah satu misteri kehidupan ini, sehingga membuat saya pribadi tiada keraguan lagi bahwa pada saat usia kandungan genap 40 hari jabang bayi mulai bernyawa. Di samping suatu “pengalaman gaib” yang sangat berharga, bila dikaitkan dengan kepercayaan bahwa setelah seseorang meninggal dunia hingga hari ke 40 setelah wafat rohnya tetap tinggal di rumahnya sendiri. Rumus 40 hari pra kelahiran dan 40 hari pasca kematian menjadi sinkron.

Kisah Gaib Sebagai Pembuktian

Kisah ini terjadi tahun 2005 di saat kakak dari seorang teman saya, sebut saja Pak T yang barusan selesai membangun rumah pondokan di wilayah Jaktim. Selama membangun  sampai selesai tidak terjadi gejala apapun. Nah giliran pada waktu  kamar pondokan telah laku disewa  seseorang, mulailah terjadi hal-hal yang aneh. Beberapa alat rumah tangga sering berpindah tempat tanpa ada yang merasa memindah. Beberapa kali si penghuni mengalami kesurupan “hantu” perempuan. Yang paling mengganggu adalah munculnya bau bangkai yang sangat menyengat tanpa dapat diketahui dari mana sumber bau bangkai itu. Pak T lantas minta tolong seorang Kyai untuk mengatasi bau bangkai tersebut. Beserta para santrinya, Pak Kyai lantas mengadakan berbagai upacara, doa-doa, wirid pengusiran makhluk halus pengganggu. Namun demikian langkah itu belum menampakkan hasil yang diharapkan. Kembali esok malamnya, para santri menggali bagian lantai di bawah tangga yang diduga menjadi sumber bau bangkai. Lantai keramik digali, selanjutnya ditanam bunga setaman dan para santri berdoa mengelilingi lobang galian tersebut. Selesai upacara ritual itu para santri menutup kembali lantai yang berlubang. Al hasil, esok harinya bau bangkai tetap menyengat. Malah terasa semakin kuat menyengat baunya.

Selang dua minggu kemudian teman saya menceritakan kejadian itu. Malamnya kami sempatkan datang ke rumah Pak T. Begitu kami menginjak di halaman rumah pondokan itu, tampak sosok perempuan sekitar usia 30 tahun menyambut kami bersama istri. Berikut ini saya catat komunikasi yang terjadi waktu itu;

P = perempuan misterius

S            : Anda siapa ?
P            : saya tidak punya nama. Saya dulu digugurkan orang tuaku sewaktu umur 41 hari dalam perut ibuku. Jasad saya dulu dikubur di pekarangan ini.
S            : (hati kecil saya iba sekali mengetahui kronologi kisah arwah perempuan itu) Baiklah, kalau gitu apa yang bisa saya lakukan untuk membantumu ?
P            : aku minta tolong disempurnakan, agar tidak ada lagi ganjalan dalam meneruskan “perjalananku”.
S            : rumahmu di mana ?
P            : dia hanya menunjuk arah ke rumah pondokan Pak T.
S            : ya, besok malam saya akan ke sini lagi. Oh ya apa agamamu ?
P            : diam hanya menggelengkan kepala.
S            : oh ya maaf, aku tahu kamu belum sempat lahir sehingga belum pernah mempunyai agama. Dan di dalam dimensi mu sekarang, tentunya sudah tak diperlukan lagi agama.

Malam besoknya seperti sudah kami janjikan, sepulang dari ngurus pekerjaan kantor,  saya langsung mampir ke rumah pondokan Pak T. Sebelumnya saya suruh seseorang menyiapkan piranti upacara penyempurnaan arwah a la tradisi Jawa berupa “tumpeng pungkur” komplit. Ubo rampe ku bawa masuk ke rumah pondokan Pak T, dan arwah perempuan membimbing saya menunjukkan lokasi di mana dulu ia dikuburkan. Arwah perempuan itu masuk salah satu kamar yang sudah laku di sewa orang. Saya dipersilahkan masuk oleh orang yang menempati kamar itu. Ternyata arwah perempuan itu menunjuk lantai tepat di bawah kolong tempat tidur. Itulah tempat di mana ia dikubur. Setelah upacara selesai kami laksanakan, lalu saya minta tolong penghuni kamar yang kebetulan seorang muslim, untuk membaca Surat Al Fatekah, dan Al Mulk (doa supaya ditempatkan di dalam kemuliaan alam luhur). Kami sendiri sibuk melakukan prosesi “penyempurnaan” arwah. Setelah selesai prosesi, arwah itu tampak mengucapkan terimakasih dan pamit akan melanjutkan “perjalanan”. Karena telah tidak ada ganjalan lagi dengan masalah dunia. Ia hanya berpesan menyebut nama Pak H dan Bu N sebagai nama kedua orang tuanya. Si arwah minta tolong supaya kami mendatangi orang tuanya untuk menyampaikan pesan supaya membuatkan kuburan agar menjadi “monumen” bagi si arwah.. Serta berpesan agar ortunya membuatkan nama untuk si arwah perempuan tadi. Singkat cerita, Pak H ternyata si pemilik tanah yang kemudian dibeli oleh seseorang, lalu seseorang itu menjual lagi kepada Pak T.  Setelah ketemu dengan ortu si arwah, ternyata hanya pak H saja yang dapat saya temui karena Bu N sudah tinggalnya jauh dan bersuami orang lain.

Saya sampaikan apa adanya amanat si arwah kepada Pak H. Ia terkejut kok bisa-bisanya anda tahu kejadian yang sudah berlangsung sekitar 29 tahun lamanya. Saya geli, dalam hati bergumam,” mana saya bisa tahu, saya kan cuma diceritain anak bapak. Jadi  wajarkan, anak Pak H itu kan tetap hidup, hanya saja tidak punya jasad. Hanya saja sulit dilihat dengan mata wadag.

PELAJARAN

Dari kisah gaib di atas, dapat diambil hikmah:
  1. Pada waktu kandungan berusia usia 40 hari, si jabang bayi telah memiliki ruh.
  2. Ruh mengalami pertumbuhan. Bila di usia kanak-kanak atau belum sempat lahir seseorang telah meninggal dunia, maka ruhnya tetap mengalami pertumbuhan menjadi dewasa.
  3. Terkadang perjalanan ruh manusia ke dimensi alam ruh terganggu oleh urusan dunia yang tidak terselesaikan.  Sehingga ruh masih berada di dalam dimensi bumi. Ruh inilah yang sering merasuk ke dalam tubuh orang lain, karena kebingungan untuk menyampaikan pesan kepada orang yang masih hidup. Sadar akan jasadnya yang telah rusak, maka ruh meminjam jasad orang lain. Terjadilah apa yang dinamakan sebagai peristiwa kesurupan. Oleh sebab itu seyogyanya kita lebih arif dan bijak, jangan buru-buru bertindak ikut-ikutan (ela-elu) menganggap kesurupan itu hanyalah ulah setan penggoda iman. Penyimpulan tergesa-gesa ini sungguh dangkal, jauh dari kearifan. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan kita bila mengetahui anggapan setan itu menimpa para almarhum saudara atau keluarga kita sendiri.

40 Hari Setelah Kematian

Apa yang terjadi 40 hari setelah kematian seseorang ? Tak ada sumber otentik dalam kitab suci yang menjelaskan secara tegas. Mungkin rahasia itu dibiarkan tetap menjadi rahasia. Dan menjadi tantangan tersendiri bagi siapapun yang selalu haus akan dahaga spiritual. Namun bagi ajaran Kejawen, telah dijelaskan dengan gamblang bila roh manusia akan melanjutkan “perjalanannya” ke alam baka bila telah melewati hari ke 40 terhitung sejak hari kematiannya. Selama 40 hari itu roh akan tetap tinggal di rumah-tinggalnya sendiri. Hanya bagi orang-orang tertentu saja yang “pinilih” dan terpilih tidak perlu melewati masa “tenggang” 40 hari.

Kisah Gaib Sebagai Pembuktian

Saat itu saya menghadiri undangan acara selamatan “patangpuluh dina” (40 hari) setelah wafatnya almarhum kerabat sebut saja namanya almarhum Pak W. Saat itu acara doa tahlilan diikuti sekitar 80 orang selesai jam 8 malam, kemudian acara dilanjutkan makan bersama dan membagi kenduri selamatan.  Pada saat acara makan bersama, munculah sosok badan halus perempuan tua kira-kira usia 75 tahun. Ternyata “bayangan” embah itu ibunya almarhum pak W yang sedang diselamati 40 harinya. Saat saya melihat foto almarhum ibunya pak W yang terpampang di dinding ternyata wajahnya mirip dengan sosok bayangan itu. Pastilah ini almarhum ibunya pak W yang telah meninggal dunia tahun  1986 lalu. Seketika saya mencoba mohon izin mengambil gambarnya agar saya mendapatkan bukti, sebab seringkali apa yang saya lihat dianggap mengada-ada saja. Al hasil, karena menggunakan kamera HP maka hasilnya langsung terlihat. Saya terkejut sendiri ternyata gambarnya bisa tertangkap kamera. Entah kebetulan atau karena memang atas ijin almarhum embah itu. Yang paling penting saya sudah berhasil mendapatkan gambar “beliau”.

Setalah acara usai, hasil tangkapan kamera HP saya tunjukkan ke keluarganya dan  mereka terkejut serta membenarkan bahwa itu memang gambar ibunya, termasuk pakaiannya itu juga yang dulu paling sering dikenakan almarhum. Bahkan saya ditunjukkan sarung kesukaannya warna kotak-kotak yang mirip dengan yang ada di dalam kamera. Selang tidak berapa lama, saya melihat lagi sosok bayangan almarhum ibu itu tapi tidak sejelas tadi. Roh ibu itu tampak menggandeng anaknya almarhum Pak W sambil tersenyum melambaikan tangannya, samar-samar terdengar suara pak W, ”saya melanjutkan perjalanan ya nak” sambil melambaikan tangannya. Saya berfikir pastilah ibu itu hadir di sini karena ingin menjemput anaknya, tepat di hari ke 40 setelah wafatnya almarhum pak W.



Perhatikan Gambar berikut,
sosok perempuan tua posisi berdiri
mengenakan sarung motif kotak
Beliaulah almarhum ibunya almarhum Pak W
arwah
  
Adanya tulisan ini jauh dari niat eksploitasi kisah horor, namun dengan harapan semoga ada hikmah yang dapat diambil para pembaca yang budiman, walau hanya sebesar biji sawi.

Rahasia di Balik 40 Hari

Posted by : Unknown
Date :Friday, 19 July 2013
With 0komentar

Rahasia Doa Ibu Hamil untuk Janinnya

| Monday, 15 July 2013
Read more »

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Pertama, kami tidak mengatahui adanya doa atau bacaan khusus yang dianjurkan untuk dibaca oleh ibu hamil untuk kebaikan janinnya. Ada beberapa situs di indonesia yang menyebutkan rentetan doa ibu hamil untuk janinnya, namun sayang 100% tidak menyebutkan subernya. Lebih dari itu, dilihat dari susunan kalimat dalam doa yang disebutkan, dapat disimpulkan bahwa doa itu murni buatan mereka. Ibarat orang meramu kata-kata dengan comot-comot ayat, kemudian digabungkan menjadi satu paket doa.

Jika ini diyakini sebagai ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, jelas tindakan yang tidak benar.

Kedua, berdasarkan penelitian medis, dinyatakan janin bisa merespon suara luar. Dalam forum konsultasi consult.islamweb.net/, dr. Raghdah Ukkasyah menjelaskan bahwa indera pendengaran janin telah tumbuh dengan baik. Dia bisa membedakan suara, reaksi, dan gerakan yang diberikan kepadanya. Karena itulah, banyak dokter yang memotivasi para ibu untuk banyak berinteraksi dengan janinnya di masa kehamilan, baik dengan memberikan suara musik, lagu-lagu, sampai dibacakan cerita.

Lebih lanjut, dr. Raghdah Ukkasyah menyarankan, jika kedokteran sekuler mengajak para ibu untuk memperdengarkan musik dan lagu untuk janinnya, kedokteran muslim menghimbau agar janin lebih sering diperdengarkan kalam Allah. Dan adakah suara yang lebih mulia dibandingkan firman Allah? Bahkan dengan diperdengarkan firman Allah, akan ada banyak manfaat untuk janin yang bisa didapatkan, dengan izin Allah.

Seorang dokter yang bernama Raghdah Ukkasyah juga menyarankan, para ibu hamil bisa memutar mp3 atau sejenisnya dan didekatkan ke perut selama 20 – 30 menit setiap hari. Mungkin juga bagi ibu dan bapaknya untuk membaca Alquran di dekat janin dengan suara khusyu, sehingga diharapkan, sang janin sudah bisa mengenali suara orang tuanya dan terbiasa mendengarkan firman Allah.

Ketiga, Allah menyebut ibu hamil dan melahirkan dalam kondisi susah payah

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا

“Aku perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula).” (QS. Al-Ahqaf: 15)

Dan salah satu doa yang mustajab adalah doa yang dilakukan ketika dalam kondisi kepayahan. Susah bergerak, sering merasa sakit, perasaan tidak stabil, dst. Semua ini mendukung doa ibu hamil semakin mustajab. Karena itu, jadikan kesempatan ini untuk banyak memohon kebaikan kepada Allah. Kebaikan untuk bayi yang dikandungnya, kebaikan untuk masa depannya, kebaikan untuk keluarga semuanya.

Karena tidak ada doa khusus dalam hal ini, maka doa yang dibaca bisa dengan bahasa sendiri. Atau bisa juga mengambil dari Alquran. Misalnya membaca,

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqa: 74)

Allahu a’lam.

Rahasia Doa Ibu Hamil untuk Janinnya

Posted by : Unknown
Date :Monday, 15 July 2013
With 0komentar

Rahasia Misteri Nyi Roro Kidul

| Monday, 22 April 2013
Read more »

Anda percaya dengan cerita Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari Anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini.





Konon ceritanya, di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkimpoian tersebut. Maka, bahagialah sang raja.

Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.

Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.” Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri,” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya keluar dari negeri itu.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMz1fhR-91iyVElA94O3AbXw4AMqAnueNa3Rxsey0FSlQ-r2KDH99qWe52wd0M-LrbnFHI7DUuUYa_sNeemhHbWzhMCq0rnhSQVSC56DH6VzmSbMjHnNxwHS-T3DL-EGCL8KDjQdL6KcM/s1600/Copy+of+DSC00602.JPG

Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan.

Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.

Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukanKerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.

Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.


Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalamBabad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi Anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar.

Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta Percayakah Anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari Anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut , ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakartapaling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?

Y. Argo Twikromo dalam bukunya berjudul Ratu Kidul menyebutkan bahwa masyarakat adalah sebuah komunitas tradisi yang mementingkan keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan hidup. Karena hidup ini tidak terlepas dari lingkungan alam sekitar, maka memfungsikan dan memaknai lingkungan alam sangat penting dilakukan.

Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selataninilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan “makhluk -makhluk halus” tersebut.

Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.

http://sarjiono774.files.wordpress.com/2010/08/rorokidul1.jpg?w=477

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahunSri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.

Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semangyang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena “diambil” oleh sang Ratu.

Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta)memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.

http://mazkot.files.wordpress.com/2011/08/kereta-kencana.jpg

Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol ‘gaib’ yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.

Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.

Rahasia Misteri Nyi Roro Kidul

Posted by : Unknown
Date :Monday, 22 April 2013
With 0komentar

Rahasia Pelantikan Paus Fransiskus

| Sunday, 24 March 2013
Read more »

Ratusan Ribu Orang Hadiri Pelantikan Paus Fransiskus

Ratusan ribu pengunjung memadati Lapangan Santo Petrus Vatikan untuk menghadiri pelantikan resmi Paus Fransiskus, yang akan memimpin 1,2 miliar orang umat Katolik Roma di seluruh dunia.

Ratusan ribu orang memadati lapangan Santo Peter untuk menyaksikan dari dekat pelantikan Paus Fransiskus di Vatikan (19/3)

Ratusan ribu orang memadati lapangan Santo Peter untuk menyaksikan dari dekat pelantikan Paus Fransiskus di Vatikan (19/3)

 

Langit di atas Roma nampak biru sempurna hari Selasa (19/3) saat Paus Fransiskus berkeliling di Lapangan Santo Petrus dengan naik kendaraan Vatikan untuk menyambut khalayak ramai yang berkumpul disana untuk menghormatinya.


Paus Fransiskus dalam upacara pentahbisannya sebagai Paus di Vatikan (19/3).Paus Fransiskus dalam upacara pentahbisannya sebagai Paus di Vatikan (19/3).

Para hadirin melambai-lambaikan spanduk yang mengungkapkan dukungan pada pemimpin baru gereja mereka. Paus baru tersebut berhenti beberapa kali untuk memberkati anak-anak kecil dan pada satu kesempatan memberkati seorang laki-laki yang cacat. Jumlah hadirin diperkirakan mencapai ratusan ribu orang.

​​

Para pemimpin politik dari 130 negara dan wakil dari berbagai agama mengadakan misa bersama Paus yang baru itu, Selasa (19/3).


Di antara tamu tingkat tinggi, hadir pemimpin rohani Kristen Orthodox dunia, Bartholomew. Dia menjadi pemimpin pertama dari gereja yang berbasis di Istanbul, yang hadir secara langsung untuk menyaksikan pelantikan Paus sejak kedua cabang umat Kristen itu terpecah hampir 1.000 tahun yang lalu.


Lebih dari 30 delegasi gereja-gereja Kristen lain, serta para wakil dari Yahudi, Muslim dan berbagai agama lain, juga menghadiri pelantikan Paus ini.

Rahasia Pelantikan Paus Fransiskus

Posted by : Unknown
Date :Sunday, 24 March 2013
With 0komentar

Rahasia Sri Paus Paulus Masuk Islam

| Tuesday, 5 March 2013
Read more »


SRI PAUS PAULUS JOHANNES PAULUS II MASUK ISLAM ..?

Sri Paus Paulus
Johannes Paulus II, atau yang akrab dipanggil Sri Paus, pimpinan umat
Katholik sedunia melakukan pidato resmi Vatikan kepada dunia internasional.
Mengenai sikap resminya terhadap konflik berdarah Israel-Palestina di Timur
Tengah yang kembali memanas belakangan ini. Namun apa yang kemudian
dikatakannya didepan ribuan umat Katholik itu ternyata benar-benar merupakan
peristiwa yang sangat mengejutkan!. Bahkan boleh dikatakan sebagai "berita
abad ini". Ibarat petir di siang bolong pada pukul 17.00 waktu setempat
(Vatikan) itu, Sri Paus mengumumkan kepada seluruh dunia didepan bahwa
mulai saat itu, detik itu beliau menyatakan dirinya masuk kedalam Agama
Islam.

Saking mengagetkannya pengumuman tersebut, enam belas orang diantara ribuan
umat yang mendengarkan pidato langsung Sri Paus langsung dilarikan ke rumah
sakit, karena mendapat serangan jantung mendadak. Hanya lima nyawa diantara
mereka yang berhasil diselamatkan. Ketika Sri Paus mengatakan sikapnya dalam
pidato tanpa teksnya tersebut, semua umat nampak begitu serius mendengarkan.
Beberapa pimpinan Vatikan nampak seperti tidak terlalu kaget. Bahkan
beberapa diantara mereka mendengarkan pidato Sri Puas sambil mulutnya
komat-komat sambil memegang sesuatu. Mungkin banyak umat Katholik dihadapan
Sri Paus yang heran dengan benda apa yang dipegang oleh beberapa Kardinal
dan pimpinan Vatikan itu. ternyata mereka sedang memegang tasbih!. Sambil
mulutnya komat-kamit membaca wirid. Ternyata para pimpinan dan pengurus
Vatikan semua sudah tahu bahwa semenjak beberapa bulan terakhir Sri Paus
bahkan sudah mulai melakukan Sholat dan puasa senen-kemis. Dan itu juga
dilakukan bersama-sama dengan mereka semuanya. Inilah selengkapnya pidato
Sri Paus tersebut, yang setelah jadi Mu'allaf namanya telah berubah menjadi
Ahmad Sri Paus itu (supaya umatnya tidak terlalu kaget maka Ahmad Sri Paus
tidak mengucapkan Salam sebelum memulai pidatonya):

"Yang terhormat umatku, yang berada dalam Kasih Tuhan. Hari ini adalah hari
minggu yang cerah. Tujuan saya berdiri di podium ini, tak lain adalah untuk
membuat pengumuman penting, yang harus saya umumkan ke seluruh penjuru dunia
saat ini juga. Yang mana menurut saya, semakin saya tutup-tutupi apa yang
ingin saya kemukakan itu justru akan semakin tidak baik. Ini semua berkaitan
dengan pilihan jiwa dan hati nurani saya. Sudah selama puluhan tahun kalian
semua mengetahui bahwa saya adalah seorang pemeluk agama Katholik yang
ta'at. Bahkan saya adalah pemimpin umat Katholik di seluruh dunia, sekaligus
sebagai wakil Tuhan di dunia ini, atau Ficarius Filii Dei. Saya mewakili
urusan Allah untuk dunia ini, memberikan amnesti, abolisi dan grasi atas
ummat manusia yang berdosa dengan mandat sepenuhnya dari Allah".

"Namun mulai kini saya tak mampu berdusta lagi. Sesungguhnya sejak puluhan
tahun lalu saya sudah tak meyakini lagi kebenaran dari Agama Katholik ini.
Karena semakin saya mendalami Alkitab, semakin jelas pula
kesalahan-kesalahan yang saya temukan dalam kitab ini. Maka itu saya
berusaha membandingkannya dengan kitab-kitab suci yang lain. Dengan kitab
Injilnya Kristen Protestant, malah semakin rusak. Dengan kitab Wedhanya umat
Hindhu, Tuhannya juga ada tiga. Barulah ketika saya mulai membaca
Al'Qur'anul Karim, saya tahu apa yang selama ini sebetulnya saya cari-cari."

(ribuan umat yang berada di hadapan Sri Paus nampak bingung dan saling
bertanya-tanya). Kemudian Sri Paus melanjutkan ucapannya:

"Tapi ketika itu saya masih takut dengan ancaman yang mungkin saya terima,
jikalau saya nekat keluar dari Agama Katholik. Namun kini, saya berani
mengambil keputusan penting ini. Saya tak akan takut lagi pada ancaman
pembunuhan yang mungkin akan segera saya hadapi. Saya hanya ingin hidup
tenang, terutama jiwa-spiritual saya. Saya sangat berhadap agar umat Agama
Kristen, Kristen apapun itu tak akan membunuh saya hanya karena pilihan
hidup pribadi saya ini. Saya sudah tua, sudah udzur. Bahkan tubuh saya pun
sudah bongkok. Jangan sakiti hatiku donk!".

(Sampai disini beberapa umat nampak mulai menitikan air mata, karena
terharu).

"saya percaya Allah itu satu. Dan saya juga percaya bahwa Nabi Muhammad itu
adalah utusan-Nya. Asyhadu Allaaa ilaaa ha illallaaah, wa asyhaduannaaa
muhammadur rasullullaaaah (Ahmad Sri Paus mengucapkannya dengan
terbata-bata). Saya tahu konskwensi dan mungkin reaksi dari umat Kristen di
seluruh dunia kalau saya melakukan pengumuman ini. Tapi saya terpaksa
melakukannya, minimal untuk diri saya sendiri. Saya khawatir akan kehidupan
saya di akhirat nanti bila tetap berada dalam jeratan kekafiran. Jangan
katakan juga saya bersandiwara.

Rahasia Sri Paus Paulus Masuk Islam

Posted by : Unknown
Date :Tuesday, 5 March 2013
With 0komentar
← Prev
▲Top▲